Alasan Warga Perumahan Griya Shanta RW 12 Tolak Jalan Tembus.

indonewsdaily.com, Malang- Ini Alasan Warga Perumahan Griya Shanta menolak rencana pembukaan jalan tembus di kawasan mereka. Penolakan ini disampaikan melalui dua video yang diunggah ke kanal YouTube Griyashanta RW 12 Malang.

Dalam video pertama berjudul “Warga Bicara: Tolak Jalan Tembus Perumahan Griyashanta RW 12”, warga menjelaskan bahwa tembok perumahan yang berdiri sejak 1987 dibangun sebagai fasilitas keamanan dan kenyamanan penghuni.

Mereka menilai pembukaan jalan tembus tidak untuk kepentingan publik, melainkan untuk meningkatkan nilai jual lahan milik pengembang lain di luar kawasan.

“Tembok ini bukan penghalang, melainkan pelindung bagi ratusan keluarga yang telah hidup damai selama puluhan tahun,” ujar narator dalam video tersebut.

Warga juga menolak alasan pembukaan jalan untuk mengurai kemacetan, karena tidak ada kemacetan signifikan di sekitar kawasan Griya Shanta yang bisa dijadikan dasar pembenaran proyek tersebut.

Dalam video kedua berjudul “Terlalu Berisiko untuk Anak Sekolah: Warga Griyashanta Tolak Jalan Tembus”, warga menyoroti aspek keselamatan anak-anak sekolah yang berpotensi terdampak jika jalan utama dijadikan akses umum.

Warga menggambarkan setiap pagi dan siang kawasan perumahan dipadati kendaraan orang tua yang menjemput dan mengantar anak sekolah di dalam kompleks.

Mereka khawatir pembukaan jalan tembus akan menambah volume kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Bagi kami, ini bukan sekedar soal akses jalan, tapi soal keselamatan anak-anak. Keselamatan jauh lebih penting daripada keuntungan pihak tertentu,” tegas dalam narasi video itu.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengembang maupun Pemerintah Kota Malang terkait rencana pembukaan jalan tembus yang ditolak warga tersebut.

Warga tetap bersikukuh menolak rencana tersebut dan akan terus menyuarakan keberatan mereka. (win).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *