Puluhan Warga Bangun Pungging Demo Tuntut Transparansi Dana Retribusi Pabrik

Jawa Timur198 Views

Indonewsdaily.com, Mojokerto — Puluhan warga Desa Bangun, Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto mendatangi kantor Kepala Desa setempat, Rabu (2/6/2021). Mereka menanyakan transparansi dana retribusi dari PT Berkah Citra Ichsani yang diberikan kepada perangkat desa namun peruntukannya diduga tidak jelas.

Salah satu warga Lukojoyo mengatakan puluhan warga bermaksud menanyakan kejelasan penggunaan dana retribusi dari pabrik. Warga kesal lantaran warga sudah menanyakan uang retribusi dari PT Berkah Citra Ichsani kepada bendahara desa namun jawaban bendahara desa tak memuaskan warga.

“Bendahara desa atas nama Bu Septi telah kami minta klarifikasi, dan mengaku bahwa ia menerima uang retribusi. Namun ketika ditanya peruntukannya tidak bisa menjawab,” katanya.

Lebih lanjut, Lukojoyo menambahkan,  dari klarifikasi ke bendahara desa itu diketahui jika uang retribusi selanjutnya diberikan bendahara ke sekretaris desa, namun setelahnya uang tersebut diduga tidak jelas penggunaanya.

“Setelah membuat kwitansi, Bu Septi memberikan uang retribusi tersebut ke Pak Fanani selaku Sekdes Bangun,” ungkapnya.

Warga sangat menyayangkan ketidakhadiran Sekdes dalam aksi gruduk balai desa tersebut, sehingga warga masih belum mendapatkan kejelasan perihal dana retribusi tersebut.

“Kami menuntut agar pemerintah desa bisa memasukkan dana retribusi tersebut ke Pendapatan asli desa,” ucap Lukojoyo.

Lukojoyo menegaskan lantaran belum menemukan jawaban transparansi dana warga selanjutnya akan kembali mendatangi pemerintah desa untuk mengetahui transparansi uang retribusi tersebut.

“Rencananya kami, Jum’at mendatang warga akan dikumpulkan kembali dengan BPD, dan Kepala Desa untuk klarifikasi terkait aliran dana retribusi. Kami hanya ingin menyelamatkan aset desa, dana yang harusnya masuk ke kas desa dan dipergunakan untuk kesejahteraan warga desa Bangun,” pungkasnya.(man)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *