79 Tahun Merdeka, Koalisi Sipil untuk UU PPRT: PRT Berhak MerdekaNational News, Terbaru|15 August 202415 August 2024by Redaksi Indonewsdaily.comIndonewsdaily.com, Jakarta – Proklamasi Kemerdekaan dideklarasikan oleh Soekarno – Hatta, 79 tahun
RUU PPRT Diketok Menjadi RUU Inisiatif DPR Dalam Rapat Paripurna DPR RINational News|22 March 202322 March 2023by Redaksi Indonewsdaily.comIndonewsdaily.com, Jakarta- Puluhan perempuan Pekerja Rumah Tangga (PRT) bersama para aktivis buruh,
Menanggapi Kasus Pemerkosaan di Brebes, DPP GMNI: UU TPKS tidak Mengenal Restorative JusticeNational News|22 January 202323 January 2023by Redaksi Indonewsdaily.comIndonewsdaily.com, Jakarta – Baru-baru ini mencuat kasus pemerkosaan yang dialami oleh seorang
DPP GMNI Ajak Pemuda Kawal Implementasi UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual DPP GMNI Ajak Pemuda Kawal Implementasi UU Tindak Pidana Kekerasan SeksualNational News|15 April 202215 April 2022by Redaksi Indonewsdaily.comIndonewsdaily.com, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia DPP GMNI
EVALUASI SISTEM KESEHATAN: INDONESIA HARUS BELAJAR DARI KUBA Evaluasi Sistem Kesehatan: Indonesia Harus Belajar Dari Kuba, Lalu BerbenahThink Mega|16 December 202116 December 2021by Redaksi Indonewsdaily.comOleh: Fanda Puspitasari (Mahasiswi Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia) Indonewsdaily.com – Masih
GMNI Siap Menjadi Motor Penggerak Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi GMNI Siap Menjadi Motor Penggerak Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan TinggiNational News|14 November 2021by Redaksi Indonewsdaily.comIndonewsdaily.com, Jakarta – Menyikapi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek)
Permendikbud 30 GMNI Menilai Perdebatan Pasal Persetujuan Salah Sasaran Permendikbud 30, GMNI Menilai Perdebatan Pasal Persetujuan Salah SasaranNational News|12 November 2021by Redaksi Indonewsdaily.comIndonewsdaily.com, Jakarta – Wakil Ketua DPP GMNI, Fanda Puspitasari mengapresiasi upaya pemerintah