Program Inovasi “GEDONGAN GEMILANG” untuk Tingkatkan Keamanan dan Partisipasi Warga

 

 

Indonewsdaily.com, Mojokerto, 21 Maret 2024 – Dalam upaya memperkuat keamanan lingkungan dan membangun kembali semangat gotong royong pasca-pandemi, Kelurahan Gedongan meluncurkan inovasi unggulan bertajuk “GEDONGAN GEMILANG”.

Program berbasis komunitas ini dirancang untuk mengaktifkan kembali peran pos kamling dan meningkatkan kapasitas anggota Satlinmas melalui pelatihan khusus.
Inovasi ini hadir sebagai respons atas menurunnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sejak masa pandemi COVID-19. Melalui pendekatan kolaboratif, program ini berhasil memberikan dampak positif, antara lain peningkatan keamanan, penurunan angka kriminalitas, serta tumbuhnya rasa tanggung jawab dan kepemilikan warga terhadap lingkungan mereka.

Pelatihan bagi anggota Satlinmas turut memperkuat kemampuan teknis dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas keamanan. Selain itu, sinergi antara warga, pengurus RT/RW, perangkat kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas membentuk sistem keamanan yang lebih responsif dan terstruktur.

Lurah Gedongan, H. Sudarmaji, S.Pd., MM, menyampaikan, “Saya akan mendorong partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan siskamling melalui sosialisasi, edukasi, dan pendekatan persuasif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya keamanan lingkungan serta peran nyata warga dalam menjaganya.” katanya.

Keunggulan dari GEDONGAN GEMILANG terletak pada pendekatan bottom-up yang adaptif terhadap dinamika sosial dan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada seperti pos kamling, sehingga tidak memerlukan anggaran besar.
Program ini diawali dengan identifikasi kebutuhan warga melalui survei dan diskusi langsung. Setelah itu, dilakukan perencanaan program, pelatihan kapasitas, optimalisasi fasilitas keamanan, dan evaluasi rutin agar program tetap berjalan efektif.

Meski demikian, tantangan tetap ada, seperti rendahnya partisipasi awal warga, keterbatasan anggaran, dan kurangnya SDM terlatih di beberapa wilayah. Kendala teknis lain seperti jadwal ronda yang kaku dan kondisi pos kamling yang belum optimal juga menjadi perhatian.

Sebagai bentuk perbaikan, warga mengusulkan agar pos kamling memiliki fungsi tambahan sebagai pusat edukasi sosial. Di samping itu, pemanfaatan teknologi melalui grup WhatsApp sebagai sistem pelaporan digital juga disarankan untuk mempercepat komunikasi dan pengawasan kegiatan.

Dengan capaian dan pendekatan yang dimiliki, GEDONGAN GEMILANG diharapkan dapat menjadi model inovasi keamanan lingkungan yang dapat direplikasi di kelurahan lain di Kecamatan Magersari maupun di wilayah lain di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *