Marketing Perumahan Asal Blitar Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Kos

Indonewsdaily.com, Malang- Penghuni kamar kost yang terletak di Jalan Keben 2 RT 7 RW 9 Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun dihebohkan adanya bau menyengat yang berasal dari kamar kost di lantai 2. Usut punya usut, bau itu berasal dari meninggalnya salah satu penghuni kos yang baru diketahui, Sabtu (17/7/2021).

Korban diketahui bernama Yurike Niki Dahlia, 28 asal Dusun Ilik Ilik RT 01 RW 01 Desa Kebonsari, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar yang ditemukan tidak bernyawa dengan posisi telentang didalam kamar kosnya.

Wira (38) menantu pemilik kost mengatakan, korban diketahui bekerja sebagai marketing perumahan di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang itu diduga sudah tewas sejak empat hari lalu. “Saya terakhir kontak sama korban ini empat hari lalu, bilangnya sakit typhus,” terangnya.

Yurike diketahui masih memiliki gejala batuk dalam beberapa hari belakangan. “Masih ada batuk, maka dari itu saya sarankan untuk istirahat dan tidak jalan jauh-jauh,” ucapnya.
Pada hari Rabu lalu, lanjut Wira, dia menanyakan kabar, namun tidak ada balasan. “Chat saya tidak dibalas, saya cek kebetulan waktu itu pagi dan kamarnya masih terkunci,” imbuh dia.

Awalnya, Wira mengira korban sedang pulang kampung karena lampu kamar kost dalam keadaan menyala. Tiada kabar itu berlanjut sampai pukul 11.30 tadi dimana bau busuk mulai tercium. “Nah, tadi siang itu anak kos turun bilang ke saya dari kamar korban ini bau, kamar terkunci dan saya buka pakai kunci cadangan tidak bisa, dari sanalah saya curiga,” bebernya. Setelah dibongkar dari jendela secara paksa, barulah diketahui bahwa gadis tersebut sudah tidak bernyawa.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsekta Sukun beserta Tim Inafis Polresta Malang Kota dan RJT Kota Malang. Selanjutnya setelah dilakukan olah TKP dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, jenazah wanita asal Blitar dievakuasi ke kamar jenazah RSSA Kota Malang untuk divisum dengan mengunakan ambulan RJT .

“Korban meninggal murni sakit Typhus dan batuk,” ucap Kanitreskrim Polsek Sukun, Iptu Didik Sripurwanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *